Green Off Road Lembata Nusa Tenggara Timur: Promosikan Pariwisata Lembata

Komitmen kuat Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur mempromosikan pariwisata Lembata terbukti lagi dengan digelarnya Green Off Road Lembata. Olahraga fenomenal ini sengaja digelar sebagai salah satu kegiatan dalam Rally Wisata Bahari untuk mempromosikan pariwisata Lembata ke ajang nasional dan internasional.

Dengan mengikutsertakan negara tetangga Timor Leste, event yang baru pertama terjadi di Flores dan Lembata ini mampu menunjukkan kegigihan Bupati Lembata berjuang membuka akses sebanyak-sebanyaknya ‘dari’ dan ‘ke’ Lembata. “Konektivitas”, demikianlah kata kunci yang terus diperjuangkan apabila Lembata ingin berlari sedikit lebih cepat dari kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur. Sebagai sebuah kabupaten pulau, Lembata tidak bisa tidak, mesti sebanyak mungkin membuka hubungan kerjasama dalam segala bidang dengan kabupaten tetangga, propinsi tetangga dan bahkan dengan negara tetangga. Membuka jalur pelayaran baru ke Wakatobi dan ikutnya Team Off Road Timor Leste dalam Rally Wisata Bahari Lembata membuktikan secara terang kecerdasan kebijakan pembangunan yang diambil Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur.

Green Off Road Waijarang 22 Oktober 2013 adalah tontonan baru untuk masyarakat Lembata. Tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan ajang balap mobil ini memperlihatkan betapa masyarakat Lembata begitu mendambakan hal-hal baru. Perubahan yang menjadi impian seluruh lapisan masyarakat perlahan mulai diwujudkan dengan memperkenalkan Lembata ke dunia luar melalui event-event yang digelar. “kita harus bisa mulai. Tidak bisa kita tunggu sampai semua jalan ini beres. Kalau kita tunggu maka sampai lima puluh tahun kedepan pun, Lembata tidak dikenal. Segala kekurangan yang ada tidak berarti membuat kita mundur. Kita harus maju terus. Langkah memajukan pariwisata Lembata harus dimulai dengan kegencaran mempromosikan keindahan alam dan keunikan budaya yang kita miliki. Oleh karena itu kita harus bisa membuat event yang memancing orang kesini. Saya tahu saya ditantang tapi saya tidak pernah mundur untuk menjadikan Lembata lebih baik kedepan”. Demikian yang selalu dikatakan Yance Sunur dalam sambutannya di beberapa tempat destinasi wisata Lembata dalam rangkaian kegiatan Rally Wisata Bahari.

Green Off Road Lembata ini juga diikuti offroader lokal diantaranya Jhon Ndolu, Hans Lapuen, Boby Wahon dan Peter Witak. Kehadiran offroader Lembata ini memberi warna lain bagi ajang balap mobil perdana di Flores-Lembata ini. Betapa tidak, sebagai pemula mereka mampu mengimbangi ketangguhan offroader negara tetangga Timor Leste di kelas ekstrem dan speed. Di luar dugaan, mereka tampil memukau dan berhasil meraih juara tiga dan empat di kelas ekstrem dan juara empat dan lima di kelas speed.

Facebook Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password